5 Kesalahan Membuat Video Promosi yang Harus Dihindari

Dalam bisnis, Anda tidak hanya harus mengetahui pengertian dari proposal namun juga cara membuat promosi tersebut menjadi menarik. Dengan begitu proposal yang Anda tawarkan misalnya ke investor memberikan hasil yang maksimal. Untuk memaksimalkan promosi tersebut, Anda bisa menggunakan video promosi.

Akan tetapi, hindari kesalahan berikut ini agar video promosi Anda tersebut berjalan dengan baik.

  1.   Video Tidak to The Point

Dalam suatu promosi, perlu media  baik kata, gambar atau video yang singkat, padat dan jelas. Tujuannya adalah agar pesan yang tersimpan dalam aset tersebut seperti video, bisa diterima oleh penonton terutama oleh target pasar yang sudah ditentukan.

Jika isi dari video tersebut meluber kemana-mana, orang juga akan bingung saat menonton videonya. Misalnya, video bertujuan untuk memberitahu kesegaran minuman. Namun, yang ditunjukkan di video tersebut justru video produk minuman Anda yang dikemas dengan baik dan rapi. Memang keduanya bisa untuk promosi, namun tujuannya berbeda. Jika video tentang pengemasan lebih menekankan jika produk tersebut steril dan diolah dengan baik. Sedangkan video untuk kesegaran minuman bertujuan agar orang yang melihat terpicu sehingga membeli produk.

  1.   Kurang Emosional

Dapat dikatakan jika video promosi berkaitan dengan feel atau perasaan. Coba Anda cek iklan dari Thailand. Kebanyakan iklan tersebut mencoba “memainkan” perasaan viewers-nya. Misalnya sedih, senang, marah, kecewa. Tujuannya ada bermacam-macam. Bisa juga untuk memicu penjualan, untuk awareness untuk non komersial ataupun yang lainnya.

Bahkan video tentang makanan juga harus dibuat dengan apik. Misalnya video pizza, harus bisa menonjolkan penampilan atau memberikan kesan bahwa dari visual tersebut, pizza terlihat enak. Dengan begitu, orang akan memiliki keinginan untuk mencoba pizza sesuai yang ada di promosi.

  1.   Terlalu Banyak Footage

Memang, video promosi tentang footage memberikan kesan tersendiri. Misalnya video balik layar yang tentang shampoo dengan bintang iklan Joe Taslim. Penggunaan footage ini memang bisa menekan biaya produksi karena Anda memanfaatkan behind the scene atau video yang sudah diambil. Namun, terlalu banyak footage yang dipergunakan juga akan kurang maksimal.

Jikapun Anda ingin menggunakan footage, pastikan Anda memiliki konsep yang matang. Dengan begitu, video promosi juga akan memiliki hasil maksimal.

contoh video promosi di pesawat
contoh video promosi di pesawat
  1.   Tidak Mempertimbangkan Platform

Masing-masing platform memiliki karakteristik yang berbeda. Misalnya untuk media sosial. Ada yang hanya bisa mengunggah video berdurasi 1 menit per unggahannya, namun ada pula yang hanya 15 detik. Karena hal ini, perhatikan lebih dahulu platform yang akan Anda gunakan.

  1.   Tidak ada Call To Action

Call to action akan memicu orang yang menonton video tersebut untuk melakukan sesuatu, misalnya membeli barang. Namun, jika tidak ada call to action padahal video tersebut adalah video selling, maka hasilnya tidak akan maksimal.

Jadi, hindari kesalahan di atas, miliki konsep yang jelas dan matang, pengambilan gambar yang tepat dan editing yang pas akan membuat video promosi lebih menarik.