Bagaimana Menganalisa Performa Sosial Media Marketing

Membangun sebuah strategi untuk sosial media marketing merupakan sebuah proses yang sangat kompleks. Langkah awal nya, anda diharuskan menentukan goal, membangun brand awareness, menghasilkan leads hingga meningkatkan penjualan. Namun setelah langkah-langkah itu terlewati, masih ada jalan panjang sebelum meraih kesuksesan. Pada akhirnya ketika campaign itu berakhir, bagaimana anda mengetahui, seberapa sukses campaign yang anda jalankan tadi?

Dengan banyaknya data yang dihasilkan ketika menjalankan sebuah campaign, anda harus bisa memanfaatkan fitur analisa baik internal dan fitur pihak ketiga untuk melakukan analisa data tersebut. Anda dituntut untuk dapat memahami apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dari campaign yang dijalankan. Analisa itu tidak hanya dilakukan saat usai campaign, tapi secara rutin setiap saat. 

Lalu apa saja faktor-faktor yang perlu dilakukan analisa? Berikut photoshop blog mengulasnya dalam artikel ini untuk anda. 

Engagement

Faktor engagement ini adalah berupa berapa banyak jumlah like, komentar dan share yang dihasilkan dari konten yang anda promosikan. Pada akhirnya, sosial media tanpa adanya engagement atau interaksi maka hanya berupa media informasi saja. 

Untuk menghasilkan engagement yang tinggi, buatlah konten yang dicari oleh target audiens anda. Sebisa mungkin konten itu sangat interaktif dan selalu berikan audiens pengalaman yang mengesankan. Dalam melakukan analisa engagement ada dua cara yang bisa anda gunakan untuk melakukan perhitungan. 

  • Lihat dengan seksama dan sesuai konten masing-masing yang anda jelaskan, yakni jumlah likes, komentar, share, dan juga retweet. Dengan berdasarkan data-data ini, anda bisa mengetahui rata-rata dari masing-masing interaksi yang dihasilkan.
  • Anda juga bisa menghitungnya dari rata-rata tingkat engagement yang bisa dijadikan sebagai indikator seberapa tinggi tingkat interaksi dari konten anda masing-masing. Penghitungan ini akan memudahkan anda untuk melihat perbedaan hasil dari masing-masing konten yang dijalankan. Berikut ini rumus dalam menghitung engagement rate

Engagement Rate = Like + Komentar + Share / jumlah follower X 100

Dengan menghitung tingkat engagement ini, anda bisa membuat daftar dari masing-masing konten dan interaksi yang dihasilkan. Kemudian anda bisa menemukan mana konten yang memiliki tingkat interaksi tinggi, dan mencari tahu faktor-faktor apa saja yang menentukan tingginya interaksi tersebut. Dengan demikian, anda bisa menerapkan faktor-faktor itu pada konten yang akan anda buat kedepannya.

Penambahan Follower

Memiliki jumlah follower yang sangat banyak, bukan menjadi tolak ukur jumlah target pasar yang anda bidik. Pastikan, follower yang anda dapatkan itu benar-benar pelanggan potensial atau setidaknya mereka menyukai produk yang anda jual. 

Lakukan pengamatan terhadap perubahan jumlah follower anda. Sebab, semakin banyak follower akan selaras dengan meningkatnya tingkat interaksi konten dengan audiens. Lihat menggunakan tools analisa yang sudah disediakan di platform. Jika ada peningkatan follower secara drastis, pastikan anda mengetahui penyebabnya. Entah itu karena konten anda yang menarik, atau adanya pihak lain yang me-mention konten atau halaman anda.

Begitu juga, ketika follower anda tiba-tiba turun secara signifikan. Anda harus bisa mengetahui penyebabnya. Dengan demikian anda bisa mengambil langkah untuk menghindari kesalahan di konten yang akan anda unggah berikutnya. 

Jika anda bekerja sama dengan seorang influencer, sebisa mungkin anda melakukan analisanya dari postingan mereka. Lakukan analisa perubahan jumlah follower anda saat sang influencer menjalankan campaign nya dan bandingkan dengan tingkat aktivitas influencer tersebut.